Pages

Showing posts with label Cerita Lucu. Show all posts
Showing posts with label Cerita Lucu. Show all posts

Foto Syur Ayu Ting Ting

Foto Syur - Siapa sih yang gak kenal dengan artis pendatang baru ini, yang populer dengan lagunya Alamat palsu. dimana dimana dimana.. kemana kemana kemana... hehehe itulah liriknya, memang artis cantik asal depok ini sedang naik daun, tak heran banyak job yag datang padanya dan pundi pundi rupiah pun mengalir ke kantongnya. namun ke populernya tidak sejalan dengan tingkah lakunya yang ketahuan lagi Foto Syur di kamarnya, memang foto ini baru2 ini tersebar didunia maya dan menjadi topik hangat di forum2 online dan jejaring sosial. ntah berasal dari mana foto ini yang jelas sudah menyebar luas di dunia maya dan sudah banyak dilihat puluhan juta pasang mata.

Oke buat anda yang mungkin belum melihatnya silahkan lihat.

Kata Kata Lucu

Kata Kata Lucu - wuuiihhh kali ini si-om mau cari hiburan lah diket, jangan posting soal tutorial blog dan download software terbaru mulu. hehehe :). Si-om kali ini mau bagi2 koleksi kata kata lucu, sms lucu, pribahasa lucu dan masih banyak deh yang lucu-lucu pokoknya gokil abiissss :)
wkwkwkwkwkwkwkwkw :D

KATA KATA LUCU TAHUKAH KAMU ?

* ...bahwa "ooo" bulat?


* ...bahwa Michael Jackson itu Zoophilia?


* ...bahwa duren itu dibelah, bukan dibedong??


* ...bahwa Kamu adalah Anak dari Orangtuamu?


* ...bahwa Televisi sering menayangkan hoax?


* ...bahwa Theodore Roosevelt mengaku dapat membaca sebuah halaman buku secepat irang lain membaca satu kalimat?
o ...dan buku yang dibacanya adalah album Female Ninja Rape Ninjutsu


* ...bahwa orang yang jatuh dari sepuluh ribu meter pasti selalu menghadap Tuhan?


* ...sebenarnya Popura melakukan operasi silikon pada umur 8 tahun?


* ...bahwa orang disampingmu suka pakai thongs(G-Strings)?


* ...bahwa rasa malu tidak dapat diukur menggunakan kemaluan?


KATA-KATA SMS LUCU :)

Dapatkan hadiah langsung UANG SETIAP HARI dari PEPSI.
Caranya mudah, kumpulkan 10 tutup botol PEPSI,
pasang pada sebatang kayu, lalu goyang-goyangkan di Lampu Merah teredekat
BURUAN!!

Zodiak Hari Ini

KESEHATAN:
muka tuh diurusin, makin ancur aja
KEUANGAN:
lumayan banyak, berkat rajin ngemis
ASMARA:
kamu bukan jomblo kok, cuma ga laku aja…

?1 hari kamu ga kirim sms Wajar aja
10 hari Mugkin ga punya pulsa
20 hari Mugkin uda bosan
30 hari Mugkin uda ga mau lagi berteman
kalo 40 harinya
aku harus ziarah nih..

Anda Depresi ??
Mau Bunuh Diri ??
SEGERA Hubungi Kami !!
Karna
Kami meLayani :
-> SUNTIK MATI
-> GANTUNG DIRI
-> MUTILASI
-> STRUM LISTRIK
Diskon gede-gedean
“ANDA TEWAS”
“KAMI PUAZZ”
He…he..3x :)

Iman udah siap
Makmum udah siap
Kain kafan udah siap
tanah udah di galikan
keranda udah di siapkan
tapi jenazahnya mana??
masya Allah….
di tungguin malah baca KATA-KATA LUCU
ckckckck. :D

Jika pacar kamu pergi ke surga
kejarlah dengan pahala
Jika pacar kamu pergi ke laut
kejarlah dengan perahu
Dan jika pacar kamu pergi ke pelukan orang lain,
kejarlah dengan membawa kayu
pukul aja langsung
Dasar tukang selingkuh

AKU SEBEL BANGET !!
hari ini kyanya aku terus yang salah
apa-apa aku.
dikit-dikit aku!
yang NGANGENIN aku.
yang CAKEP aku,
yang BAEK aku,
yang LUCU aku,
yang IMOET juga aku . . .
hehehehe. . . . :)

“6 manfaat nyontek”
1. menyehatkan otot – otot mata
2. meningkatkan kreatifitas
3. meningkatkan sosialitas antar teman
4. nilai di jamin bagus
5. melatih kecepatan gerak reflek
6. bisa gunain waktu belajar buat maen
sebarkan ke penyontek – penyontek lain,
supaya menyontek dapat lebih di tingkatkan lagi
hehehehe :)

?”UPACARA – HEWAN”
Si sapi baca pancasila,
Si katak baca undang-undang,
Si kerbau baca do’a,
Eeehhhhhhhhh
Tanpa di suruh si monyet baca KATA KATA LUCU ini
Wakakakakkkkk :D

Redup awan memecah bumi,
tiupan angin membawa mimpi,
ucapan selamat pagi ingin ku beri,
Spesial buatmu yang BELUM MANDI,
Kwakwakkkkk :D

KUMPULAN KATA KATA LUCU :)

* Raffi Ahmad pingsan di panggung, diduga seseorang telah melemparinya dengan jemuran

* Takut istrinya keguguran lagi, Saipul Jamil melakukan onani di kamar mandi umum (Yahoo OMG)

* Julia Perez mencoba memakan kembang tujuh rupa sekaligus buket dan embernya karena ingin mengikuti jejak Suzanna.

* Kebakaran terjadi di KAMAR MAYAT, 12 terbakar, 23 melarikan diri, dan 1 bingung (yang baca berita ini).

* Anggota DPR, Arifinto tertangkap basah menonton video BOKEP saat rapat paripurna DPR. Rekannya sendiri merasa marah. Ternyata setelah ditelusuri, rekannya tersebut marah karena tidak diajak nonton bareng.

* PATROLI!! PATROLI!!! Seorang Pemuda di Perkosa di Toilet Wanita.

* Penembakan di Freeport kembali terjadi. Dua orang tewas alibat penembakan tersebut. Awalnya Polisi mengira yang menembak mobil tersebut adalah OPM, ternyata saat ditelusuri bukan dari OPM, melainkan sebuah proyek syuting EPEN KAH yang salah satu aktornya mau nembak burung temannya ternyata nyasar mengenai mobil tersebut.

* Kongres PSSI Ditunda karena Nurdin Halid mengaku telah mengambili anak ayam di rumah Mbokmu.

* Pengendali air mengamuk dan membuat ombak besar setelah mengetahui bahwa Avatar Aang telah mengambili Miyabi di Negeri Hentai.

* Reuters.com mengkonfirmasi bahwa Naruto, Haruhi Suzumiya, Konata Izumi, Miku Hatsune, Kirino, Ayase, Toraemon dll telah menyelamatkan diri dari tsunami dengan baling-baling bambu. Tetapi, Miyabi keburu mati kelelep diduga karena belum sempat pakai baju karena sibuk beraktivitas saat tsunami terjadi (Yahoo!)

* Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi menyewa minorenni sesso lavoratori untuk memeriahkan pesta ulang tahun kucing peliharaannya.

* Bioskop-bioskop Indonesia berhenti menayangkan film-film bokep hollywood karena pajak yang sangat mahal. Terpaksa bioskop-bioskop tutup sementara sampai waktu yang tidak ditentukan, dan dialihfungsikan sebagai pemakaman (OMG). 

KATA-KATA LUCU PEPATAH SARAF :)

DONT JUDGE THE BOOK BY THE COVER (Jangan menghukum buku dengan koper)
Jangan putus asa, tidak semua orang menilai manusia dari fisiknya, sapa tau bisa dari rumahnya, mobilnya, pekerjaannya, atau tabungannya.

LIKE FATHER LIKE SON (Suka bapaknya, suka juga sama anaknya)
Jangan salahkan diri kamu kalau kamu jelek, salahkanlah orangtuanya, karena jelek itu keturunan… iya kan?!

THE BEAUTY IS UNDER THE SKIN (Jadi cakep kalo uda ganti kulit)
Perbaiki inner beauty kamu, itu kalau ngerasa sisi luar kamu udah ancur ga ketolong lagi…

NO GAIN WITHOUT PAIN (Ga dapet duit kalo ngga kesakitan dulu…kaya kuda lumping)
Jangan sakit ati kalo dikatain jelek, cuek aja, inget film ‘Beauty and TheBeast’ kan?

JUST BEE YOURSELF (Sengatkan diri anda dengan tawon)
Jadilah diri kamu sendiri, kalau kamu jelek syukurilah, soalnya kalo kamu cakep pasti kamu bakal banyak dosanya.hehehe…

THE TRUTH IS OUT THERE (Yang bener boleh keluar)
Kalau orang lain menilai kamu jelek, jangan diambil ati, penilaian manusia tidak selalu benar (maksudnya kali kamu sebenarnya lebih jelek lagi)

THE RIGHT MAN IN THE WRONG PLACE (Orang disebelah kanan, salah tempat… harusnya di sebelah kiri)
Cakep-jelek itu tergantung lingkungan, misalnya kamu di sini jelek tapi di Kebun binatang bisa paling cakep lho, makanyapindah ke sono aja. hehehe…

LOVE IS BLIND (Mencintai orang buta)
Cinta tidak memandang cakep atau jelek, ga percaya? Tanyakan hal ini sama orang jelek… Memang CAKEP itu RELATIVE…tapi kalo JELEK itu MUTLAK BROOO.

Gimana Sobat??? gokil abis kan Kata Kata Lucu nya ??? wkwkwkwkwkkwkwk
Hidup ini indah sob jadi dibawa santai aja :)

Cerita Lucu Sufi - Nasrudin dan Tiga Orang Bijak

Cerita Lucu - Pada suatu hari ada tiga orang bijak yang pergi berkeliling negeri untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang mendesak. Sampailah mereka pada suatu hari di desa Nasrudin. Orang-orang desa ini menyodorkan Nasrudin sebagai wakil orang-orang yang bijak di desa tersebut. Nasrudin dipaksa berhadapan dengan tiga orang bijak itu dan di sekeliling mereka berkumpullah orang-orang desa menonton mereka bicara.

Orang bijak pertama bertanya kepada Nasrudin, “Di mana sebenarnya pusat bumi ini?”
Nasrudin menjawab, “Tepat di bawah telapak kaki saya, saudara.”
“Bagaimana bisa saudara buktikan hal itu?” tanya orang bijak pertama tadi.
“Kalau tidak percaya,” jawab Nasrudin, “Ukur saja sendiri.”
Orang bijak yang pertama diam tak bisa menjawab.

Tiba giliran orang bijak kedua mengajukan pertanyaan. “Berapa banyak jumlah bintang yang ada di langit?”
Nasrudin menjawab, “Bintang-bintang yang ada di langit itu jumlahnya sama dengan rambut yang tumbuh di keledai saya ini.”
“Bagaimana saudara bisa membuktikan hal itu?”
Nasrudin menjawab, “Nah, kalau tidak percaya, hitung saja rambut yang ada di keledai itu, dan nanti saudara akan tahu kebenarannya.”
“Itu sih bicara goblok-goblokan,” tanya orang bijak kedua, “Bagaimana orang bisa menghitung bulu keledai.”
Nasrudin pun menjawab, “Nah, kalau saya goblok, kenapa Anda juga mengajukan pertanyaan itu, bagaimana orang bisa menghitung bintang di langit?”
Mendengar jawaban itu, si bijak kedua itu pun tidak bisa melanjutkan.

Sekarang tampillah orang bijak ketiga yang katanya paling bijak di antara mereka. Ia agak terganggu oleh kecerdikan nasrudin dan dengan ketus bertanya, “Tampaknya saudara tahu banyak mengenai keledai, tapi coba saudara katakan kepada saya berapa jumlah bulu yang ada pada ekor keledai itu.” “Saya tahu jumlahnya,” jawab Nasrudin, “Jumlah bulu yang ada pada ekor kelesai saya ini sama dengan jumlah rambut di janggut Saudara.”
“Bagaimana Anda bisa membuktikan hal itu?” tanyanya lagi. “Oh, kalau yang itu sih mudah. Begini, Saudara mencabut selembar bulu dari ekor keledai saya, dan kemudian saya mencabut sehelai rambut dari janggut saudara. Nah, kalau sama, maka apa yang saya katakan itu benar, tetapi kalau tidak, saya keliru.”

Tentu saja orang bijak yang ketiga itu tidak mau menerima cara menghitung seperti itu. Dan orang-orang desa yang mengelilingi mereka itu semakin yakin Nasrudin adalah yang terbijak di antara keempat orang tersebut.

Cerita Lucu Abu Nawas - Kera Tahan Bau Nasruddin

Cerita Lucu - Istri Nasruddin menginginkan binatang piaraan, maka ia membeli seekor kera. Nasruddin tidak senang.

“Apa makanannnya?” tanyanya.
“Sama dengan yg kita makan”, jawab istrinya.

“Dimana kera itu akan tidur?”
“Di tempat tidur kita, bersama kita.”

“Bersama kita? Baunya bagaimana?”
“Kalau saya saja betah dengan bau itu, saya kira kera juga tahan”.

Cerita Lucu Abu Nawas - Susu dan Garam

Cerita Lucu - Nasrudin dan Ali merasa haus, mereka pergi ke sebuah warung untuk minum. Karena uang mereka hanya cukup untuk membeli segelas susu maka Mereka memutuskan membagi segelas susu untuk berdua.

Ali : “kamu minum dulu setengah gelas,Karena aku hanya punya gula yang hanya cukup untuk satu orang. Aku akan menuangkan gula ini ke dalam susu bagianku.”

Nasrudin : “Tuangkan saja sekarang dan aku akan minum setengahnya.”
Ali : “Aku tidak mau. Sudah kukatakan, gula ini hanya cukup membuat manis setengah gelas susu”

akhirnya Nasrudin pergi ke pemilik warung dan kembali dengan sekantung garam.

Nasrudin : “Ada berita baik. Seperti telah kita setujui, aku akan minum susu ini lebih dulu. Aku akan minum bagianku dengan garam ini.”

Ali : “apa….?”

Cerita Lucu Abu Nawas - Sekalian Saja Bawa Semuanya

Cerita Lucu - Nasruddin pernah bekerja pada seorang yang sangat kaya, tetapi seperti biasanya ia mendapatkan kesulitan dalam pekerjaannya. Pada suatu hari orang kaya itu memanggilnya, katanya, “Nashruddin kemarilah kau. Kau ini baik, tetapi lamban sekali. Kau ini tidak pernah mengerjakan satu pekerjaan selesai sekaligus. Kalau kau kusuruh beli tiga butir telur, kau tidak membelinya sekaligus. Kau pergi ke warung, kemudian kembali membawa satu telur, kemudian pergi lagi, balik lagi membawa satu telur lagi, dan seterusnya, sehingga untuk beli tiga telur kamu pergi tiga kali ke warung.”

Nashruddin menjawab, “Maaf, Tuan, saya memang salah. Saya tidak akan mengerjakan hal serupa itu sekali lagi. Saya akan mengerjakan sekaligus saja nanti supaya cepat beres.”

Beberapa waktu kemudian majikan Nashruddin itu jatuh sakit dan ia pun menyuruh Nashruddin pergi memanggil dokter.Tak lama kemudian Nashruddin pun kembali, ternyata ia tidak hanya membawa dokter, tetapi juga bebarapa orang lain.
Ia masuk ke kamar orang kaya itu yang sedang berbaring di ranjang, katanya, “Dokter sudah datang, Tuan, dan yang lain-lain sudah datang juga.” “Yang lain-lain? Tanya orang kaya itu. “Aku tadi hanya minta kamu memanggil dokter, yang lain-lain itu siapa?”

“Begini Tuan!” jawab Nashruddin, “Dokter biasanya menyuruh kita minum obat. Jadi saya membawa tukang obat sekalian. Dan tukang obat itu tentunya membuat obatnya dari bahan yang bermacam-macam dan saya juga membawa orang yang berjualan bahan obat-obat-an bermacam-macam. Saya juga membawa penjual arang, karena biasanya obat itu direbus dahulu, jadi kita memerlukan tukang arang. Dan mungkin juga Tuan tidak sembuh dan malah mati. Jadi saya bawa sekalian tukang gali kuburan.”

Cerita Lucu Abu Nawas - abu nawas dan ibu angkatnya

Cerita Lucu - Pada suatu hari abu nawas menghadap ke Istana. Ia pun bercakap-cakap dengan Sultan dengan riang gembira. Tiba-tiba terlintas dalam pikiran di benak Sultan. “Bukankah Ibu si abu nawas ini sudah meninggal? Aku ingin mencoba kepandaiannya sekali lagi, Aku ingin menyuruh dia membawa ibunya ke istanaku ini. Kalau berhasil akan aku beri hadiah seratus dinar.
“Hai, abu nawas,” titah Sultan, “Besok bawalah Ibumu ke istanaku, nanti aku beri engkau hadiah seratus dinar.”

Abu Nawas kaget. “Bukankah beliau sudah tahu kalau ibuku sudah meninggal, tapi mengapa beliau memerintahkan itu,” pikirnya. Namun dasar abu nawas, ia menyanggupi perintah itu. “Baiklah, tuanku, esok pagi hamba akan bawa ibu hamba menghadap kemari,” jawabnya mantap. Setelah itu ia pun mohon diri.

Sesampai di rumah, setelah makan dan minum, ia pergi lagi. Dijelajahinya sudut-sudut negeri itu, menyusuri jalan, lorong dan kampung, untuk mencari seorang perempuan tua yang akan dijadikan sebagai ibu angkat. Rupanya tidak mudah menemukan sesosok perempuan tua. Setelah memeras tenaga mengayun langkah kesana kemari hingga jontor, barulah ia menemukan yang dicari. Perempuan itu adalah seorang pedagang kue apem di pinggir jalan yang sedang memasak kue-kue dagangannya. Dihampirinya perempuan tua itu.

“Hai, ibu, bersediakah engkau kujadikan ibu angkat?” kata abu nawas.

“Kenapa engkau berkata demikian?” tanya si Ibu tua itu. “Apa alasannya?”

Maka diceritakanlah perihal dirinya yang mendapat perintah dari Sultan agar membawa ibunya ke istana. Padahal ibunya sudah meninggal. Juga dijanjikan akan membagi dua hadiah dari Sultan yang akan diterimanya. “Uang itu dapat ibu simpan untuk bekal meninggal bila sewaktu-waktu dipanggil Tuhan,” kata abu nawas.

“Baiklah kata si Ibu tua itu, aku sanggup memenuhi permintaanmu itu.”

Setelah itu abu nawas menyerahkan sebuah tasbih dengan pesan agar terus menghitung biji tasbih itu meskipun di depan Sultan, dan jangan menjawab pertanyaan yang diajukan. Sebelum meninggalkan perempuan itu, abu nawas wanti-wanti agar rencana ini tidak sampai gagal. Untuk itu ia akan menggendong perempuan tua itu ke istana.

“Baiklah anakku, moga-moga Tuhan memberkatimu,” Kata si ibu tua.

“Dan terutama kepada Ibuku…”

Keesokan harinya pagi-pagi sekali abu nawas sudah sampai di istana lalu memberikan salam kepada Sultan.

“Waalaikumsalam, abu nawas,” jawab Sultan. Setelah itu Sultan memandang abu nawas. Bukan main terkejutnya Sultan melihat abu nawas menggendong seorang perempuan tua. “Siapa yang kamu gendong itu?” tanya Sultan. “Diakah ibumu?” tapi kenapa siang begini kamu baru sampai?”

“Benar, tuanku, inilah ibu Patik, beliau sudah tua dan kakinya lemah dan tidak mampu berjalan kemari, padahal rumahnya sangat jauh. Itu sebabnya patik gendong ibu kemari,” kata abu nawas sambil mendudukkan ibu tua di hadapan Sultan.

Setelah duduk ibu tua itu pun memegang tasbih dan segera menghitung biji tasbih tanpa henti meski Sultan mengajukan beberapa pertanyaan kepadanya. Tentu saja Sultan tersinggung, “Ibumu sangat tidak sopan, lagi pula apa yang dikatakannya itu sampai tidak mau berhenti?”

Sembah abu nawas, “Ya tuanku Syah Alam, suami ibu patik ini 99 banyaknya. Beliau sengaja menghafal nama-nama mereka satu persatu, dan tidak akan berhenti sebelum selesai semuanya.”

Seratus Dinas

Demi mendengar ucapan abu nawas tadi perempuan tua itu pun melempar tasbih dan bersembah datang kepada Sultan. “Ya tuanku Syah Alam,” katanya, “Adapun patik ini dari muda sampai tua begini hanya seorang suami hamba. Apabila sekarang ini berada di hadapan tuanku, itu adalah atas permintaan abu nawas. Dia berpesan agar patik menghitung-hitung biji tasbih dan tidak menjawab pertanyaan tuanku. Nanti abu nawas akan membagi dua hadiah yang akan diterimanya dari tuanku.”

Begitu mendengar ucapan perempuan tua itu Sultan tertawa dan menyuruh memukul abu nawas seratus kali. Ketika perintah itu akan dilaksanakan, abu nawas minta izin untuk dipertemukan dengan Sultan. “Ya tuanku, hukuman apakah yang akan tuanku jatuhkan kepada hamba ini?”

“Karena engkau berjanji kepadaku akan membawa ibumu kemari, akupun berjanji akan memberi hadiah uang seratus dinar, tapi karena kamu tidak bisa memenuhi janjimu, dapatlah engkau seratus kali pukulanku,” kata Sultan.

“Ya tuanku, Syah Alam,” kata abu nawas, “Patik berjanji dengan perempuan tua ini akan membagi dua hadiah yang akan tuanku berikan kepada hamba, tetapi karena sekarang hamba mendapat dera, hadiah itu juga harus dibagi dua, karena yang bersalah dua orang, patik terimalah hukuman itu, tetapi lima puluh seorang dengan perempuan tua ini.”

Dalam hati Sultan bergumam, “Jangankan dipukul lima puluh kali, dipukul sekali saja perempuan tua ini tidak akan mampu berdiri.” Setelah itu Sultan memberi lima puluh dinar kepada perempuan tua itu sambil berpesan agar tidak cepat percaya kepada abu nawas bila lain kali menemuinya. Dengan suka cita diterimanya hadiah itu dan dipandangnya abu nawas.

“Ya tuanku Syah Alam, ampun beribu ampun, jika ibuku telah mendapat anugerah dari paduka, tidak adil kiranya bila anaknya ini dilupakan begitu saja.”

“Hmm…ya, terimalah pula bagianmu,” ujar baginda sambil tersenyum, “Ini…”

Semua orang tertawa dalam hati. Setelah abu nawas bermohon diri pulang ke rumah. Demikian pula perempuan tua itu dan semua yang hadir di Balairung, dengan perasaan masing-masing.

Walau Kau Buang Aku Sejauh Mungkin, Aku Tetap Pulang

Cerita Lucu - Budi pada dasarnya tidak menyukai kucing. Ia semakin benci ketika istrinya memelihara seekor kucing. Budi merasa istrinya.jadi lebih perhatian pada kucingnya daripada dirinya. Suatu hari Budi memutuskan untuk membuang kucing tersebut secara diam-diam. Ketika istrinya sedang mandi, ia pamit pergi keluar sebentar dan dibawanya si kucing. 
Setelah Budi mengendarai rmobil sekitar 10 km dari rumah, ia pun membuang kucing tersebut. Anehnya ketika ia sampai di rumah, si kucing sudah ada di sana. Budi heran campur berang. Sore harinya ia pergi lagi. Kali ini si kucing dibuangnya lebih jauh lagi. Namun tetap saja, sesampainya di rumah, kucing istrinya tersebut telah berada di sana.Budi berusaha membuangnya lebih jauh lagi, lebih jauh lagi, tapi tetap saja si kucing kembali ke rumah mendahului dirinya. 
Suatu hari ia tidak saja membawa si kucing pergi jauh, tapi juga berputar-putar dulu. Budi belok kanan, belok kiri, belok kanan, belok kanan lagi, berputar-putar sebelum akhirnya membuang kucing yang dibawanya. Beberapa jam kemudian ia menelepon istrinya. 
“Tik, kucingmu ada di rumah?” tanya Budi.
“Ada, kenapa? Tumben nanya si Manis segala,” jawab istrinya agak heran.
“Panggil dia Tik, aku mau tanya arah pulang. Aku kesasar….!”

Ckckckckckc :)

Cerita Lucu Abu Nawas - Membantu Orang Membayar Hutang

Cerita Lucu - “Saudaraku,” kata Nasrudin kepada seorang tetangga, “aku sedang mengumpulkan uang untuk membayar utang seorang laki-laki yang amat miskin, yang tidak mampu memenuhi tanggung jawabnya.”
“Sikap yang amat terpuji,” komentar tetangga itu, dan kemudian memberinya sekeping uang.
“Siapakah orang itu?”
“Aku,” kata Nasrudin sambil bergegas pergi. Beberapa minggu kemudian Nasrudin muncul lagi di depan pintu tetangganya itu. “Kupikir, kau mau membicarakan soal utang,” kata sang tetangga yang sekarang tampak sinis.
“Betul demikian.”
“Ada seseorang yang tidak bisa membayar utangnya dan engkau mengumpulkan sumbangan untuknya?”
“Ya. Memang demikian adanya.”
“Lalu engkau sendiri yang meminjam uang itu?”
“Tidak untuk saat ini.”
“Aku senang mendengarnya. Ini ambillah sumbangan ini.”
“Terima kasih…”
“Satu hal, Nasrudin. Apa yang membuatmu begitu bersikap manusiawi terhadap masalah yang khusus ini?”
“Oh, rupanya kamu tahu… akulah yang memberi pinjaman.”

Cerita Lucu Abu Nawas - Mengecoh Monyet

Cerita Lucu - Abu Nawas sedang berjalan-jalan santai. Ada kerumunan masa. abu nawas bertanya kepada seorang kawan yang kebetulan berjumpa di tengah jalan.
“Ada kerumunan apa di sana?” tanya abu nawas.
“Pertunjukkan keliling yang melibatkan monyet ajaib.”
“Apa maksudmu dengan monyet ajaib?” kata abu nawas ingin tahu.
“Monyet yang bisa mengerti bahasa manusia, dan yang lebih menakjubkan adalah monyet itu hanya mau tunduk kepada pemiliknya saja.” kata kawan abu nawas menambahkan.
Abu Nawas makin tertarik. la tidak tahan untuk menyaksikan kecerdikan dan keajaiban binatang raksasa itu.
Kini abu nawas sudah berada di tengah kerumunan para penonton. Karena begitu banyak penonton yang menyaksikan pertunjukkan itu, sang pemilik monyet dengan bangga menawarkan hadiah yang cukup besar bagi siapa saja yang sanggup membuat monyet itu mengangguk-angguk.
Tidak heran bila banyak diantara para penonton mencoba maju satu persatu. Mereka berupaya dengan beragam cara untuk membuat monyet itu mengangguk-angguk, tetapi sia-sia. Monyet itu tetap menggeleng-gelengkan kepala.
Melihat kegigihan monyet itu abu nawas semakin penasaran. Hingga ia maju untuk mencoba. Setelah berhadapan dengan binatang itu abu nawas bertanya, “Tahukah engkau siapa aku?” Monyet itu menggeleng.
“Apakah engkau tidak takut kepadaku?” tanya abu nawas lagi. Namun monyet itu tetap menggeleng.
“Apakah engkau takut kepada tuanmu?” tanya abu nawas memancing. Monyet itu mulai ragu.
“Bila engkau tetap diam maka akan aku laporkan kepada tuanmu.” lanjut abu nawas mulai mengancam. Akhirnya monyet itu terpaksa mengangguk-angguk.
Atas keberhasilan abu nawas membuat monyet itu mengangguk-angguk maka ia mendapat hadiah berupa uang yang banyak. Bukan main marah pemilik monyet itu hingga ia memukuli binatang yang malang itu. Pemilik monyet itu malu bukan kepalang. Hari berikutnya ia ingin menebus kekalahannya. Kali ini ia melatih monyetnya mengangguk-angguk.
Bahkan ia mengancam akan menghukum berat monyetnya bila sampai bisa dipancing penonton mengangguk-angguk terutama oleh Abu Nawas. Tak peduli apapun pertanyaan yang diajukan.
Saat-saat yang dinantikan tiba. Kini para penonton yang ingin mencoba, harus sanggup membuat monyet itu menggeleng-gelengkan kepala. Maka seperti hari sebelumnya, banyak para penonton tidak sanggup memaksa monyet itu menggeleng-gelengkan kepala. Setelah tidak ada lagi yang ingin mencobanya,
abu nawas maju. la mengulang pertanyaan yang sama.
“Tahukah engkau siapa daku?” Monyet itu mengangguk.
“Apakah engkau tidak takut kepadaku?” Monyet itu tetap mengangguk.
“Apakah engkau tidak takut kepada tuanmu?” pancing abu nawas. Monyet itu tetap mengangguk karena binatang itu lebih takut terhadap ancaman tuannya daripada abu nawas.
Akhirnya abu nawas mengeluarkan bungkusan kecil berisi balsam panas. “Tahukah engkau apa guna balsam ini?” Monyet itu tetap mengangguk.
“Baiklah, bolehkah kugosokselangkangmu dengan balsam?” Monyet itu mengangguk.
Lalu abu nawas menggosok selangkang binatang itu. Tentu saja monyet itu merasa agak kepanasan dan mulai-panik.
Kemudian abu nawas mengeluarkan bungkusan yang cukup besar. Bungkusan itu juga berisi balsam.
“Maukah engkau bila balsam ini kuhabiskan untuk menggosok selangkangmu?”
Abu Nawas mulai mengancam. Monyet itu mulai ketakutan. Dan rupanya ia lupa ancaman tuannya sehingga ia terpaksa menggeleng-gelengkan kepala sambil mundur beberapa langkah.
Abu Nawas dengan kecerdikan dan akalnya yang licin mampu memenangkan sayembara meruntuhkan kegigihan monyet yang dianggap cerdik.
Ah, jangankan seekor monyet, manusia paling pandai saja bisa dikecoh abu nawas!

Cerita Lucu Abu - Nawas Abunawas Pengawal Raja

Cerita Lucu - Alkisah, Abunawas bertugas menjadi pengawal raja, kemanapun Raja pergi Abunawas selalu ada didekatnya .
Raja membuat Undang Undang kebersihan lingkungan, yang pada salah satu fasalnya berbunyi, Dilarang berak di sungai kecuali Raja atau seijin Raja, pelanggaran atas fasal ini adalah hukuman mati.
Suatu hari Raja mengajak Abunawas berburu ke hutan, ndilalah Raja kebelet berak, karena di hutan maka Raja berak di sungai yang airnya mengalir ke arah utara.

Raja berak di suatu tempat, eee Abunawas ikut berak juga di sebelah selatan dari Raja, begitu Raja melihat ada kotoran lain selain kotoran nya, raja marah, dan diketahui yang berak adalah Abunawas .
Abunawas dibawa ke pengadilan, Abunawas divonis hukuman mati, sebelum hukuman dilaksanakan, Abunawas diberi kesempatan membela diri, kata Abunawas
“Raja yang mulia, aku rela dihukum mati, tapi aku akan sampaikan alasanku kenapa aku ikut berak bersama raja saat itu, itu adalah bukti kesetiaanku pada paduka raja, karena sampai kotoran Rajapun harus aku kawal dengan kootoranku, itulah pembelaanku dan alasanku Raja. Hukumlah aku.”
Abunawas yang divonis mati, diampuni dan malah diberi hadiah rumah dan perahu kecil untuk tempat kotoran nya mengawal kotoran raja.

cerita lucu abu nawas - Ibu Sejati

Cerita Lucu - Entah sudah berapa hari kasus seorang bayi yang diakui oleh dua orang ibu yang sama-sama ingin memiliki anak. Hakim rupanya mengalami kesulitan memutuskan dan menentukan perempuan yang mana sebenarnya yang menjadi ibu bayi itu.
Karena kasus berlarut-larut, maka terpaksa hakim menghadap Baginda Raja untuk minta bantuan. Baginda pun turun tangan. Baginda memakai taktik rayuan. Baginda berpendapat mungkin dengan cara-cara yang amat halus salah satu, wanita itu ada yang mau mengalah. Tetapi kebijaksanaan Baginda Raja Harun Al Rasyid justru membuat kedua perempuan makin mati-matian saling mengaku bahwa bayi itu adalah anaknya. Baginda berputus asa.
Mengingat tak ada cara-cara lain lagi yang bisa diterapkan Baginda memanggil abu nawas. abu nawas hadir menggantikan hakim. abu nawas tidak mau menjatuhkan putusan pada hari itu melainkan menunda sampai hari berikutnya. Semua yang hadir yakin abu nawas pasti sedang mencari akal seperti yang biasa dilakukan. Padahal penundaan itu hanya disebabkan algojo tidak ada di tempat.
Keesokan hari sidang pengadilan diteruskan lagi. Abu Nawas memanggrl algojo dengan pedang di tangan. abu nawas memerintahkan agar bayi itu diletakkan di atas meja.
“Apa yang akan kau perbuat terhadap bayi itu?” kata kedua perempuan itu saling memandang. Kemudian abu nawas melanjutkan dialog.
“Sebelum saya mengambil tindakan apakah salah satu dari kalian bersedia mengalah dan menyerahkan bayi itu kepada yang memang berhak memilikinya?”
“Tidak, bayi itu adalah anakku.” kata kedua perempuan itu serentak.
“Baiklah, kalau kalian memang sungguh-sungguh sama menginginkan bayi itu dan tidak ada yang mau mengalah maka saya terpaksa membelah bayi itu menjadi dua sama rata.” kata abu nawas mengancam.
Perempuan pertama girang bukan kepalang, sedangkan perempuan kedua menjerit-jerit histeris.
“Jangan, tolongjangan dibelah bayi itu. Biarlah aku rela bayi itu seutuhnya diserahkan kepada perempuan itu.” kata perempuan kedua. abu nawas tersenyum lega. Sekarang topeng mereka sudah terbuka. abu nawas segera mengambil bayi itu dan langsurig menyerahkan kepada perempuan kedua.
Abu Nawas minta agar perempuan pertama dihukum sesuai dengan perbuatannya. Karena tak ada ibu yang tega menyaksikan anaknya disembelih. Apalagi di depan mata. Baginda Raja merasa puas terhadap keputusan abu nawas. Dan .sebagai rasa terima kasih, Baginda menawari abu nawas menjadi penasehat hakim kerajaan. Tetapi abu nawas menolak. la lebih senang menjadi rakyat biasa.